Daftar Tugas

Tugas Karya Tulis Ilmiah

Daftar Tugas 15 Jan 2022

Cara Membuat Karya Tulis Ilmiah (KTI): Definisi, Jenis, Struktur, dan Contohnya

Karya ilmiah merupakan suatu tugas yang akan selalu melekat pada proses pembelajaran di sekolah maupun di kuliah. Namun, banyak orang yang masih merasa kesulitan untuk membuatnya. Untuk itu, kami melalui artikel ini akan membantu kamu untuk mengerti apa dan bagaimana cara membuat karya tulis ilmiah yang baik dan benar. Pastikan kamu membacanya hingga akhir, ya.

1. Definisi Karya Tulis Ilmiah (KTI)

Pengertian Karya Tulis Ilmiah (KTI)

Menurut Eko Susilo (1995) karya ilmiah adalah salah satu karangan atau tulisan yang didapat sesuai sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, pemantauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu serta sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau keilmiahannya. Sedangkan menurut Dwiloka dan Riana, karya ilmiah atau artikel ilmiah merupakan karya seorang ilmuwan (pembangunan) yang hendak membangun ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang didapat melalui literatur, pengalaman, serta penelitian.

Pengertian karya tulis ilmiah menurut KBBI merupakan karya tulis yang dibuat menggunakan prinsip-prinsip ilmiah dan berdasarkan fakta (observasi, eksperimen, dan kajian pustaka) dan menurut Sudjiman dan Sugono (1991) adalah karya tulis dengan penyusunan berdasarkan kajian ilmiah. Sedangkan menurut Suriasumantri (1995) dalam Finoza (2010), karya tulis ilmiah adalah tulisan yang memuat argumentasi penalaran keilmuan serta dikomunikasikan lewat bahasa tulisan yang baku dengan sistematis-metodis dan sintesis analitis.

Ciri-Ciri Karya Tulis Ilmiah (KTI)

Berikut merupakan beberapa ciri-ciri dari Karya Tulis Ilmiah:

  • Reproduktif Karya ilmiah ditulis oleh peneliti atau penulis harus diterima dan dimaknai oleh pembacanya sesuai makna yang ingin disampaikan. Pembaca harus bisa langsung memahami konten dari karya ilmiah.
  • Tidak Ambigu Sebuah karya ilmiah harus memberikan pemahaman secara detail dan tidak dikemas dengan bahasa yang tidak membingungkan. Dengan begitu, maksud dari karya ilmiah itu bisa langsung diterima oleh pembacanya.
  • Harus Objektif dan Hindari Kesan Emotif Hal ini penting agar karya ilmiah yang dibuat dapat menjadi suatu karya objektif, bukan berpihak pada emosi penulis.
  • Menggunakan Bahasa yang Baku dan Memperhatikan Cara Penulisan yang Tepat Bahasa yang baku maksudnya di sini adalah bahasa yang formal dan resmi sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
  • Menggunakan Kaidah Keilmuan Kaidah keilmuan disini maksudnya adalah metodologi penelitian yang harus diperhatikan oleh penulis karena dengan metodologi, karya ilmiah memiliki kerangka pemikiran yang logis. Hindari menggunakan kalimat yang tidak efektif alias bertele-tele dalam menulis sebuah karya ilmiah.
  • Berkohesi dan Menggunakan Kalimat yang Efektif Berkohesi disini maksudnya adalah antara satu bab dengan bab yang lain harus saling berkesinambungan, terutama isinya.

Fungsi dan Tujuan Karya Tulis Ilmiah (KTI)

Fungsi dari Karya Tulis Ilmiah adalah sebagai berikut:

  • Penjelasan (explanation) Tulisan ini dapat dijelaskan sebagai suatu hal yang sebelumnya tidak diketahui, tidak jelas, dan tidak pasti.
  • Ramalan (prediction) Tulisan ini dapat membantu mengantisipasi hal yang kemungkinan akan datang di masa yang akan datang.
  • Kontrol (control) Tulisan ini dapat berfungsi untuk mengontrol atau mengawasi benar tidaknya suatu pernyataan.

Sedangkan tujuan dari penulisan Karya Tulis Ilmiah adalah sebagai berikut:

  • Sebagai wahana untuk melatih ide tersurat atau hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Makalah ilmiah yang telah ditulis diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dan masyarakat.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Membuktikan pengetahuan dan potensi ilmiah yang dimiliki oleh siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah dalam bentuk karya ilmiah yang bersangkutan setelah mendapat pengetahuan.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

2. Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah

Karya Tulis Ilmiah terdiri dari beberapa jenis yaitu:

  1. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang mengutarakan suatu masalah dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Menurut KBBI, makalah adalah tulisan resmi suatu pokok dengan tujuan untuk dibacakan di muka umum dalam suatu persidangan serta disusun untuk diterbitkan dan juga merupakan karya tulis pelajar atau mahasiswa untuk laporan hasil pengerjaan tugas sekolah atau perguruan tinggi.
  2. Kertas kerja Kertas kerja hampir sama dengan makalah, namun penjabaran untuk kertas kerja lebih mendetail daripada makalah. Menurut KBBI kertas kerja adalah karangan tertulis yang membahas masalah tertentu yang disampaikan dalam suatu seminar untuk mendapat jawaban lebih lanjut.
  3. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang ditulis menurut pendapat orang lain dan diri sendiri. Data diperoleh melalui observasi lapangan atau percobaan laboratorium. Menurut KBBI skripsi ialah tulisan saintifik yang wajib dibuat oleh mahasiswa sebagai persyaratan akhir pendidikannya.
  4. Tesis Tesis adalah karya ilmiah yang menyajikan temuan baru dengan melakukan penelitian sendiri. Tesis ini juga adalah tulisan yang lebih mendetail daripada skripsi. Menurut KBBI tesis merupakan pernyataan yang didukung oleh argumen yang disajikan dalam bentuk karangan untuk memperoleh gelar sarjana pada perguruan tinggi dan merupakan karangan ilmiah yang dibuat untuk mendapatkan gelar sarjana pada suatu universitas (perguruan tinggi).
  5. Disertasi Disertasi adalah karya ilmiah yang menyajikan suatu dalil dan dibuktikan sendiri oleh penulis. Disertasi ini disusun sebagai tugas akhir untuk meraih gelar doktor. Menurut KBBI disertasi merupakan karangan ilmiah yang dibuat guna mendapatkan gelar doktor.

3. Struktur Karya Tulis Ilmiah

  1. Bagian Pendahuluan Bagian pendahuluan berisi dasar dalam penelitian ilmiah yang dilakukan, masalah yang diangkat, dan mekanisme dari penyelesaian masalah tersebut.
  2. Bagian Isi dan Pembahasan Bagian dari isi dan pembahasan biasanya terdiri dari satu atau dua bab, dengan jumlah bab yang tergantung pada seberapa pelik pembedahan dan pembahasannya dari bahan penelitian itu sendiri.
  3. Bagian Penutup dan Kesimpulan Bagian dari kesimpulan adalah hasil analisis penelitian dari bagian isi dan pembahasan. Kesimpulan yang disampaikan di bagian yang berupa penjelasan singkat dan padat. Biasanya bagian ini terdiri dari satu bab saja dan ditambah dengan paparan dan saran.

4. Cara Membuat Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang Baik dan Benar

  1. Menentukan Topik atau Tema Penelitian Langkah ini sangat penting karena topik merupakan inti dari semua isi tulisan yang akan disampaikan kepada para pembaca.
  2. Kerangka Penelitian Kerangka penelitian akan memandu Anda ketika melaksanakan proses menulis karya ilmiah. Sehingga tulisan tersebut tidak akan melebar jauh dari topik. Entar jadi baper kalo tulisan ilmiah pembahasannya kemana-mana.
  3. Mengumpulkan Bahan Bahan-bahan yang dikumpulkan sebaiknya relevan dengan tema maupun topik yang akan ditulis.
  4. Survei Lapangan Survei lapangan bertujuan untuk mengamati objek yang diteliti dengan menetapkan masalah serta tujuan yang diteliti serta yang akan dijadikan sebagai karya ilmiah.
  5. Menyusun Bibliografi Penyusunan bibliografi bertujuan untuk mengetahui sebuah pustaka atau buku yang pernah diterbitkan dan dijadikan sebagai dasar teori dalam penelitian. Sehingga tulisanmu mempunyai daftar lengkap yang tersusun cantik untuk mereferensi tulisanmu.
  6. Menyusun Hipotesis Penyusunan hipotesis dilakukan dengan menyusun beberapa dugaan penyebab objek penelitian. Dimana hipotesis tersebut adalah prediksi yang ditetapkan sebelum mengamati objek penelitian.
  7. Penyusunan Rancangan Penelitian Rancangan penelitian adalah kerangka kerja untuk penelitian yang akan dilaksanakan.
  8. Percobaan Sesuai Metode yang Direncanakan Peneliti harus melakukan percobaan secara signifikan dengan objek yang diteliti.
  9. Pengamatan dan Pengumpulan Data Sesudah melaksanakan percobaan, peneliti harus mengamati objek percobaan tersebut untuk memperoleh data.
  10. Analisis dan Interpretasi Data Pada langkah ini, peneliti melakukan analisis serta interpretasi dari hasil pengamatan untuk memperkirakan yang akan terjadi dari pengamatan serta pengumpulan data.
  11. Merumuskan Kesimpulan dan Teori Peneliti merumuskan kesimpulan mengenai hal-hal yang terjadi sejak awal hingga akhir penelitian.

5. Contoh Karya Tulis Ilmiah yang Baik dan Benar

Untuk kamu yang mungkin memiliki kesibukan sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan riset mengenai topik yang diangkat atau mencari referensi pendukung, kamu dapat mempercayakan tugas mu kepada orang yang telah berpengalaman dalam membuat tugas. Ya, benar, joki tugas. Tak perlu khawatir karena tugasmu akan selesai dengan baik serta datamu dijamin tidak akan bocor, lho.

Bagi kamu yang tertarik, jasa joki tugas terbaik untuk menyusun Karya Tulis Ilmiah adalah Buatin Tugasku. Buatin Tugasku merupakan sebuah platform untuk membantu kamu menyelesaikan seluruh tugas sekolah atau kuliahmu dengan cepat, aman, berkualitas, serta tentunya murah. Buatin Tugasku akan menjadi teman tugas terbaikmu.

  • Share:

Jasa Joki Tugas Paling Murah, Cepat, dan Aman

Kepoin Sekarang
Konsultasi Tugasmu Sekarang!