Daftar Tugas

Tugas Proposal

Daftar Tugas 13 Jan 2022

Cara Membuat Proposal: Definisi, Jenis, Struktur, dan Contohnya

Jika kamu seorang siswa atau mahasiswa tentunya akan sangat senang bertemu dengan tugas proposal yang memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Dengan artikel ini, kami akan membantu kamu untuk mengetahui bagaimana cara membuat sebuah proposal yang baik dan benar. Oleh karena itu, baca artikel ini hingga akhir, ya!

1. Definisi Proposal

Pengertian Proposal

Menurut Sugiyono (2013) proposal penelitian merupakan sebuah pedoman yang berisikan berbagai kegiatan serta langkah-langkah sistematis yang akan diikuti oleh seorang peneliti dalam melaksanakan suatu penelitian. Sedangkan menurut Prof. Robertus Wahyudi Triweko, Ph.D, proposal penelitian adalah suatu bentuk dokumen rencana kerja yang terdiri atas semua unsur-unsur pokok dalam suatu proses penelitian. Proposal penelitian harus berisikan informasi yang cukup bagi si pembaca untuk mengevaluasi penelitian yang dilakukan.

Menurut KBBI (kamus besar bahasa Indonesia) Proposal didefinisikan sebagai rencana yang disusun dalam bentuk rancangan. Kesimpulannya proposal adalah suatu rancangan yang dibuat untuk mengadakan sebuah kegiatan, baik itu seminar umum, perlombaan-perlombaan, atau lain kegiatan yang akan diselenggarakan sesuai dengan isi proposal tersebut.

Dapat disimpulkan bahwa proposal adalah sebuah rancangan yang dibuat untuk suatu kegiatan yang akan dilaksanakan di masa datang dalam bentuk tulisan sebuah karya dengan sistematis, detail dan terperinci, proposal dibuat dengan tujuan untuk mendapatkan persetujuan dari pihak lain, selain itu proposal juga sering digunakan sebagai permohonan minta dana dan kerja sama.

Ciri-Ciri Proposal

Terdapat beberapa ciri mendasar dari proposal, yakni:

  • Untuk meringkas suatu kegiatan.
  • Disusun singkat untuk mempermudah pihak penerima memahami isi proposal.
  • Pemberitahuan akan dilaksanakan suatu kegiatan.
  • Isinya mencakup latar belakang acara.
  • Dibuat sebulan sebelum acara dilaksanakan.
  • Adanya pihak yang mengajukan dan menerima ajuan.

Fungsi dan Tujuan Proposal

Dibawah ini merupakan fungsi umum proposal:

  • Sebagai syarat melakukan penelitian seperti pada kegiatan sosial, budaya dan adat istiadat, dan perekonomian.
  • Sebagai alat untuk mendirikan suatu usaha.
  • Berfungsi sebagai syarat untuk mengajukan tender pada suatu lembaga.
  • Berfungsi untuk mengadakan suatu acara tertentu.

Sedangkan tujuan disusunnya sebuah proposal:

  • Bertujuan untuk mendapat tambahan atau bantuan dana.
  • Bertujuan untuk mencari dukungan dari berbagai pihak.
  • Bertujuan untuk mendapat suatu perizinan.

2. Jenis-Jenis Proposal

Secara umum, proposal mempunyai beberapa jenis, diantaranya:

  1. Proposal Bisnis Merupakan jenis proposal dibidang bisnis, untuk membangun sebuah usaha dan menjalin kerja sama.
  2. Proposal Proyek Ialah proposal untuk melakukan sebuah pekerjaan (proyek) yang bersifat komersial, seperti pembangunan sebuah kantor.
  3. Proposal Penelitian Yaitu sebuah proposal yang biasa digunakan untuk menyelesaikan tugas akhir atau tesis, proposal ini berhubungan dengan mahasiswa semester akhir.
  4. Proposal Kegiatan Proposal ini umumnya digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu perayaan atau sebuah perlombaan.

Sedangkan jenis proposal berdasarkan bentuknya terbagi menjadi 3, yaitu:

  1. Proposal Formal Proposal ini terdiri atas tiga bagian (Bagian pembukaan atau pendahuluan berisi sampul, dan latar belakang; Bagian isi ini berisi mengenai masalah, batasan masalah, tujuan kegiatan, tujuan diajukan proposal, keuntungan, kerugian waktu dan lainnya; Bagian penutup berisi daftar pustaka dan lampiran.)
  2. Proposal Non-Formal Proposal non formal merupakan proposal yang biasanya berbentuk sebuah surat yang berisi masalah, permohonan, persetujuan, saran dan penyelesaian masalah.
  3. Proposal Semi Formal Sedangkan proposal semi formal hampir menyamai proposal non formal dengan isi yang tidak selengkap proposal formal.

3. Struktur Proposal

Struktur Proposal Penelitian

  1. Latar Belakang Tempat menuangkan semua pemikiran, masalah juga tujuan secara sistematis dan terperinci.
  2. Batasan Masalah Batasan masalah merupakan batas dimana kita melakukan analisa, mengumpulkan data dan penyelesaian masalah.
  3. Rumusan Masalah Tempat menuangkan semua point permasalahan yang harus dipecahkan.
  4. Tujuan Penelitian Disini tempat menuangkan semua tujuan yang mendasar dilakukannya sebuah penelitian.
  5. Manfaat Penelitian Mendapat wawasan, pengetahuan dan ilmu baru dari penelitian yang dilakukan.
  6. Tinjauan Pustaka Berisi teori mendasar yang menjadi acuan melakukan penelitian.
  7. Metode Penelitian Tempat menuangkan rancangan penelitian, mengolah data yang telah dikumpulkan untuk menjadi sebuah informasi yang menjadi hasil penelitian.
  8. Objek Penelitian Objek merupakan benda, orang atau suatu fenomena yang menjadi pusat penelitian.
  9. Metode Pengumpulan Data Pertama kita tentukan dulu metode apa yang akan digunakan, dan pada umumnya untuk pengumpulan data pertama kita melakukan survey data, penyortiran dan eksperimen.
  10. Metode Analisis Data Disini data akan dianalisis secara sistematis agar menjadi informasi yang sesuai.
  11. Hasil yang diharapkan Berisikan hasil penelitian yang sesuai dengan rumusan masalah yang akan diselesaikan.
  12. Daftar Pustaka Tempat dikumpulkan dimana kita mendapatkan beberapa materi.

Struktur Proposal Kegiatan

  1. Latar Belakang Suatu Kegiatan
  2. Dasar Pemikiran Untuk Melakukan Kegiatan
  3. Nama Kegiatan Yang Akan Dilaksanakan
  4. Tujuan Kegiatan Yang Ingin Dicapai
  5. Target Kegiatan Yang hendak Dicapai
  6. Manfaat Kegiatan Bagi Umum
  7. Jenis Kegiatan Yang Akan Dilaksanakan
  8. Menentukan Waktu dan Tempat Kegiatan
  9. Menentukan Sasaran
  10. Rincian Anggaran Dana Kegiatan

4. Cara Membuat Proposal yang Baik dan Benar

Struktur Proposal Penelitian yang Baik dan Benar

  1. Memunculkan judul untuk proposal Anda Judul Anda akan bervariasi berdasarkan jenis penelitian yang Anda lakukan, tetapi secara umum, buatlah judul yang ringkas dan deskriptif.
  2. Buat halaman judul Halaman judul memperkenalkan judul proposal secara singkat yang setidaknya berisi tentang nama anda dan institusi utama yang terhubung dengan Anda.
  3. Ringkas proposal Anda dalam abstrak Abstrak adalah ringkasan masalah yang dibahas dalam keseluruhan proposal Anda. Solusi dan sasaran yang Anda usulkan juga harus dimasukkan, bersama dengan hal ini juga biasanya terdapat persyaratan pendanaan yang diproyeksikan.
  4. Buat daftar kata kunci yang akan muncul dalam proposal Anda Pilih 4 sampai dengan 5 kata kunci yang mengungkapkan poin utama dari proposal Anda, disarankan tentang topik Anda dan juga istilah yang terkait erat. Kata kunci harus berupa frasa yang mungkin dicari banyak pembaca.
  5. Sertakan daftar isi Fungsi pembuatan proposal penelitian yang lebih panjang sering menyertakan daftar isi pada halaman ketiga, yang mendaftar setiap bagian utama dari proposal Anda. Sedangkan proposal singkat yang hanya menjangkau beberapa halaman seringkali tidak membutuhkan daftar isi. Khususnya proposal yang panjang mungkin juga memerlukan daftar ilustrasi, daftar gambar, atau daftar tabel.
  6. Tulislah bagian pendahuluan Pendahuluan dalam pembuatan proposal penelitian sejatinya harus berisi bagian “pernyataan terhadap rumusan masalah,” “tujuan penelitian,” dan “signifikansi penelitian” atau “Latar Belakang dan Signifikansi”.
  7. Berikan latar belakang dalam pendahuluan
  8. Identifikasi masalah penelitian dan tunjukkan mengapa penelitian perlu dilakukan. Di bagian ini, Anda akan menunjukkan kepada pembaca bahwa Anda mengetahui penelitian saat ini dan masa lalu dalam topik Anda dan menunjukkan bahwa penelitian Anda akan memberikan kontribusi yang signifikan dan substansial untuk itu.
  9. Jelaskan penelitian yang diusulkan Bagian ini adalah jantung dari proposal dan harus mencakup semua informasi tentang metodologi atau pendekatan yang Anda usulkan. Bagian ini juga dapat berjudul “Metodologi.” Berikan penjelasan lengkap tentang penelitian yang Anda usulkan. Anda juga harus menunjukkan pengetahuan Anda tentang metode alternatif, sambil menyatakan bahwa pendekatan Anda adalah cara paling efektif untuk menangani pertanyaan penelitian Anda. Bersikap realistis tentang apa yang ingin Anda capai, jelaskan tentang fokus penelitian Anda, dan jelaskan tentang segala hal yang menjadi sandaran penelitian ini. Deskripsi tersebut juga harus mencakup jadwal terperinci dari penelitian yang diusulkan dan menyeluruh tentang semua pekerjaan dasar dan bahan yang dibutuhkan. Juga sertakan informasi tentang ukuran sampel dan populasi target, jika ada.
  10. Jelaskan sumber daya kelembagaan yang relevan Jika Anda merencanakan penelitian ini dengan latar belakang kelembagaan, sertakan bagian “Deskripsi Sumber Daya Kelembagaan yang Relevan” untuk menggambarkan apa yang dapat ditawarkan oleh lembaga Anda.
  11. Daftar referensi Sertakan halaman “Referensi” terpisah yang merinci semua referensi yang telah Anda gunakan sejauh ini dalam mengidentifikasi masalah dan membentuk hipotesis penelitian.
  12. Identifikasi personil Bagian ini harus berisi informasi geografis tentang kontributor utama penelitian. Perhatikan bahwa bagian ini tidak selalu termasuk, terutama untuk proposal yang lebih pendek. Nyatakan keahlian dan tanggung jawab masing-masing kontributor.
  13. Sertakan lampiran, jika diperlukan Lampiran umum untuk sebagian besar jenis proposal penelitian. Mereka termasuk dokumen pendukung yang diperlukan bagi pembaca untuk memahami proposal tersebut.
  14. Proyeksikan anggaran Menunjukkan biaya Anda butuhkan untuk mengantisipasi sumber pendanaan untuk memenuhi dan menentukan item yang dibayar oleh sumber pendanaan lain.

Struktur Proposal Kegiatan yang Baik dan Benar

  1. Judul Proposal Buatlah judul proposal yang menarik sehingga para pihak yang terkait bisa tertarik untuk menyumbangkan segenap dananya untuk kegiatan acara yang akan diselenggarakan. Namun, judul yang anda cantumkan pada proposal tetap harus sesuai dengan kegiatan acara tersebut.
  2. Pendahuluan Pada bagian pendahuluan terdapat sub bab pendukung yaitu latar belakang kegiatan serta tujuan kegiatan. Latar belakang merupakan alasan dasar kenapa kegiatan tersebut perlu untuk diselenggarakan.Sedangkan tujuan kegiatan adalah hasil dari kegiatan acara yang diharapkan.
  3. Isi Proposal Kegiatan Bagian terpenting dari proposal kegiatan yaitu berisi tema kegiatan, macam-macam kegiatan, peserta yang terlibat didalam acara, peralatan yang dibutuhkan, waktu dan tempat kegiatan, susunan acara, susunan kepanitian, anggaran perkiraan dana yang dibutuhkan selama berjalannya acara tersebut.
  4. Penutup Seperti proposal pada umumnya, untuk proposal kegiatan juga ditambahkan bagian penutup yang berisi harapan serta dukungan yang diberikan kepada pihak terkait.

5. Contoh Proposal yang Baik dan Benar

Untuk kamu yang mungkin memiliki kesibukan sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan riset mengenai topik yang diangkat atau mencari referensi pendukung, kamu dapat mempercayakan tugas mu kepada orang yang telah berpengalaman dalam membuat tugas. Ya, benar, joki tugas. Tak perlu khawatir karena tugasmu akan selesai dengan baik serta datamu dijamin tidak akan bocor, lho.

Bagi kamu yang tertarik, jasa joki tugas terbaik untuk menyusun proposal adalah Buatin Tugasku. Buatin Tugasku merupakan sebuah platform untuk membantu kamu menyelesaikan seluruh tugas sekolah atau kuliahmu dengan cepat, aman, berkualitas, serta tentunya murah. Buatin Tugasku akan menjadi teman tugas terbaikmu.

  • Share:

Jasa Joki Tugas Paling Murah, Cepat, dan Aman

Kepoin Sekarang