Daftar Tugas

Tugas Paper

Daftar Tugas

Cara Membuat Tugas Paper: Definisi, Jenis, Struktur, dan Contohnya

Paper adalah tulisan yang membahas topik tertentu dengan didukung data dan argumen yang valid dan kuat.

Hai, para pejuang ilmu! Tidak terasa kita sudah semester baru persekolahan dan perkuliahan yang tentunya akan sangat banyak tugas menanti. Tugas paper tentunya menjadi salah satu tugas yang sangat sering kamu dapatkan dalam berbagai mata pelajaran maupun mata kuliah. Nah, untuk itu kami akan membantu kamu untuk bisa membuat sebuah paper yang baik agar nilaimu di sekolah atau di kampus bisa maksimal.Yuk, langsung saja kita bahas satu per satu!

1. Definisi Paper

Pengertian Paper

Pen dan Pad menyatakan bahwa paper adalah mengatur ide-ide di dalam format linear yang mudah dimengerti. Paper penelitian harus dapat memberikan atau membuat argumen. Sementara, Essay Shark berpendapat bahwa paper merupakan suatu karya tulis ilmiah yang melibatkan proses penelitian, evaluasi sumber, pemikiran kritis, organisasi dan komposisi. Penelitian yang sudah di dasarkan dan hasil nya sudah diketahui. Sehingga dapat disimpulkan bahwa paper merupakan sebuah karya tulis ilmiah yang mengangkat sebuah topik secara mendalam.

Ciri-Ciri Paper

Berikut merupakan ciri-ciri dari paper sebagai suatu karya tulis ilmiah:

  • LogisPembahasan paper harus bersifat logis atau dapat diterima oleh akal sehat manusia. Di dalam isi paper harus sesuai dengan pandangan, uraian hingga keterangannya yang terdapat di dalam paper dapat dikaji dan dibuktikan. Sehingga pembahasan di dalam paper sudah pernah dibahas di dalam karya tulis lainnya.
  • ObjektifObjektif maksudnya adalah paper ditulis berdasarkan fakta dan data yang tersedia. Seperti yang telah dijelaskan diatas paper dituliskan dari penelitian sebelumnya sehingga dalam membuat paper penulis memasukkan isi dari penelitian sesuai dengan data dan fakta yang terdapat di dalam penelitian.
  • SistematisSistematis disini dapat diartikan berurutan. Sehingga dalam penulisan dan penyampaian paper harus berurutan, berkesinambungan, tuntut dan jelas. Sehingga dengan cara ini dapat memudahkan pembaca dalam memahami alur dan skema pembahasan di dalam paper.
  • JelasJelas di dalam paper yang di maksud adalah memiliki keterangan sumber referensi dari penulisan paper. Sumber berupa pendapat para ahli atau sumber rujukan yang dapat diambil dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, website dan sumber lainnya. Sumber-sumber yang telah didapatkan akan dituliskan di dalam daftar pustaka dan diletakkan pada halaman terakhir.
  • Kebenarannya Dapat DiujiPaper merupakan ringkasan dari hasil pembuatan penelitian sehingga paper dapat diuji kebenarannya. Jadi sepantasnya kebenaran isi di dalam paper dapat diuji kebenarannya, jika isi pembahasan paper tidak dapat diuji, bisa dipastikan paper tersebut diragukan keasliannya atau dapat dikatakan sebagai paper yang buruk. Hal ini juga termasuk salah satu bentuk yang objektif.
  • Pembahasan Cenderung Lebih Singkat Ciri khas berikutnya dari paper adalah dari pembahasannya yang singkat, dan sengaja dibuat singkat dan padat sekaligus jelas. Sehingga dilihat dari jumlah halaman, paper cenderung lebih sedikit dibandingkan dengan makalah. Pembahasan pada paper diharuskan terpusat pada topik. Sehingga tidak melebar dan kemudian tidak menyampaikan sejumlah teori secara mendetail. Meskipun memasukan unsur teori sebagai pembuka atau dihubungkan dengan topik saat dilakukan pembahasan tetap perlu dilakukan. Hanya saja tidak menjabarkan terlalu banyak, karena memang tujuannya adalah penulis fokus saja ke topik.

Tujuan dan Manfaat Paper

Paper disusun dan ditulis untuk mewujudkan beberapa tujuan berikut:

  • Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
  • Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

Sementara manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:

  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
  • Memperoleh kepuasan intelektual;
  • Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
  • Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

2. Jenis-Jenis Paper

Paper terdiri dari beberapa jenis yang dimaksudkan untuk tujuan tertentu yaitu sebagai berikut:

  1. Paper ArgumentatifPaper argumentatif menyajikan dua sisi masalah kontroversial dalam satu makalah. Paper argumentatif yang baik akan menyertakan kutipan dalam teks dari para peneliti yang menyajikan fakta-fakta logis dari kedua sisi masalah, dan akan menyimpulkan dengan penulis menganalisis pro dan kontra dari setiap argumen. Penulis diharapkan untuk memihak satu pihak lebih dari yang lain pada masalah, tetapi penelitian dan analisis harus tidak emotif dan faktual dan mencakup kedua sisi argumen.
  2. Paper AnalitikPaper analitik juga mencakup informasi dari berbagai sumber, tetapi paper ini berfokus dalam menganalisis berbagai sudut pandang yang diwakili dari sudut pandang faktual daripada pendapat. Penulis paper analitis dapat fokus pada tujuan, metodologi atau kesimpulan dari peneliti lain dan akan menyimpulkan paper tersebut dengan ringkasan temuan dan kerangka kerja yang disarankan untuk studi kasus lebih lanjut tentang masalah ini.
  3. Paper DefinisiPaper definisi relatif jelas, ini menggambarkan topik dari sudut pandang faktual yang biasanya tanpa pendapat penulis. Paper definisi mungkin dianggap sulit untuk ditulis terutama oleh para siswa yang senang mendiskusikan masalah dari sudut pandang mereka sendiri, paper definisi yang baik dapat memberikan kerangka kerja informasi yang berharga untuk laporan argumentatif atau analitik lain pada topik yang sama.
  4. Paper Komparatif dan KontrasPaper komparatif dan kontras sering digunakan dalam bidang sastra untuk membandingkan dua penulis yang berbeda, atau cerita dari genre tertentu; ilmu sosial untuk membandingkan dua sudut pandang teoretis yang berbeda; dalam filsafat untuk membandingkan pemikiran dua kerangka kerja filosofis dan bahkan dalam studi bisnis. Bagian penting dari paper ini adalah bahwa sementara kedua elemen dalam paper perlu dijelaskan secara ringkas, bagian utama dari paper ini adalah perbandingan dan contoh-contoh kontras yang diberikan oleh penulis untuk mendukung tesis.
  5. Paper Sebab dan AkibatPaper sebab dan akibat melacak hasil yang mungkin atau yang diharapkan dari tindakan atau kebijakan tertentu dalam perkembangan logis yang mudah diikuti oleh pembaca. Paper ini khususnya digunakan dalam bidang bisnis dan pendidikan. Sebab dan akibat yang baik tidak hanya akan menguraikan hasil yang diprediksi dari tindakan / situasi yang ditentukan, tetapi juga berlaku untuk menunjukkan kisaran hasil yang dapat muncul dari situasi yang satu ini hingga kesimpulan logisnya.
  6. Paper LaporanLaporan sering mengikuti memorandum atau format bisnis serupa dan sering ditulis untuk menjabarkan situasi studi kasus. Laporan akan berisi kalimat faktual singkat tanpa emosi. Laporan biasanya menyertakan ringkasan eksekutif yang menggantikan abstrak dalam paper penelitian jenis ini, serta bukti pendukung dalam bentuk lampiran, grafik, dan tabel.
  7. Paper InterpretatifPaper interpretatif sering dibutuhkan oleh tutor dalam bidang sastra, humaniora dan ilmu sosial dan mereka mengharuskan siswa untuk menggunakan pengetahuan teoritis yang diperoleh dalam suatu studi untuk contoh studi kasus tertentu seperti karya seni atau puisi di bidang sastra; situasi bisnis dalam kursus manajemen; atau profil kasus psikologis di bidang sosiologi atau psikologi.

3. Struktur Paper

Sebagai bagian dari karya tulis ilmiah, paper memiliki struktur tersendiri yaitu sebagai berikut:

  1. Judul dan Nama PenulisUntuk keperluan tugas kuliah biasanya halaman judul dalam sebuah paper, selain nama dilengkapi juga dengan NIM, nama fakultas, nama universitas, dan tahun pembuatan.
  2. AbstrakAbstrak merupakan rangkuman dari keseluruhan paper yang sudah dibuat. Abstrak berupa ringkasan dalam satu paragraf panjang dan biasanya butuh satu lembar halaman untuk memenuhi abstrak hingga menjadi sangat singkat (jelas).
  3. PendahuluanPendahuluan atau Introduction dalam sebuah paper biasanya berisi tentang garis besar permasalahan yang akan dibahas. Dalam sebuah paper, pendahuluan biasanya berisi hal-hal berikut:
    • Deskripsi yang jelas tentang permasalahan dan tujuan dari pembuatan paper tersebut.
    • Motivasi kenapa permasalahan ini penting, menantang dan menarik untuk dibahas.
    • Scope yang berisi review singkat dan jelas mengenai penelitian sebelumnya, sehingga menjadi dasar penelitian kita.
    • Tunjukkan gap / masalah yang ada pada penelitian sebelumnya, agar menjadi pertanyaan yang akan kita selesaikan dalam penelitian kita.
    • Tulis dengan jelas solusi yang diusulkan (proposed approach) dan bagaimana solusi itu bisa mengatasi masalah yang kita sebutkan sebelumnya.
    • Tulislah secara global penemuan yang dihasilkan (result).
    • Lalu tuliskan struktur penulisan bagian-bagian berikutnya (outline).
    • Penelitian TerkaitPada umumnya dalam sebuah paper terdapat ulasan yang berkaitan dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang menjadi referensi untuk mendasari penyusunan suatu paper.
    • MetodologiDalam sebuah paper yang baik harus disertai dengan ulasan tentang metodologi penelitian yang digunakan. Biasanya dijelaskan dengan gambar atau bagan agar mempermudah pemahaman para pembaca dalam memahami isi paper. Jelaskan pula deskripsi masing-masing bagian dalam gambar apabila ada.
    • Percobaan dan HasilInilah merupakan penting dalam sebuah paper, yaitu data mengenai percobaan, sebuah eksperimen atau riset yang kita lakukan terhadap suatu hal seperti data yang akan digunakan, jumlah data, sumber dan lain sebagainya. Dalam hal ini membutuhkan ketelitian yang baik, sebab beberapa hal yang mendasar tersebut akan tertuang dalam paper yang kita susun.
    • PembahasanPembahasan pada poin ini merupakan hal-hal atau isu yang ingin Anda sampaikan dari penelitian yang telah dilakukan. Ini berisikan ide-ide menarik atau gagasan pada sebuah permasalahan tentang apa yang ingin disampaikan kepada para pembaca dan biasanya berupa opini atau saran.
    • ReferensiDalam menulis paper, jangan lupa untuk mencantumkan referensi yang Anda gunakan. Bagian ini harus memberikan informasi yang jelas terkait sumber atau referensi yang didapat. Termasuk daftar paper di related work, buku atau resource yang telah mendukung dalam menyelesaikan penelitian kita.

    4. Cara Membuat Paper yang Baik dan Benar

    Untuk membuat paper yang baik dan benar, Anda perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

    1. Menentukan Topik Pemilihan topik selalu menjadi hal pertama yang harus dilakukan. Kamu bisa merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang ingin didiskusikan atau dijawab di dalam paper. Kamu bisa menggunakan teknik yang sama seperti membuat abstrak dengan merumuskan latar belakang, masalah yang dihadapi, metode yang digunakan, serta solusi yang diusulkan.
    2. Mencari Referensi Referensi ini bisa tentang teori-teori atau penelitian-penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya tentang topik yang terkait dengan penelitian. Kamu bisa mencari referensi di berbagai macam buku maupun jurnal ilmiah.
    3. Membuat Kerangka PaperBuatlah kerangka paper berdasarkan struktur paper yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jika perlu, kamu bisa tuliskan dulu masing-masing judul atau subjudul pada halaman di microsoft word. Nah, untuk setiap judul dan subjudul tersebut, masukkanlah poin-poin penting yang akan kamu bahas dalam paper tersebut.
    4. Mengembangkan Kerangka Paper Kembangkanlah kerangka yang telah disusun menjadi tulisan yang utuh. Kamu juga bisa memberi gambar, tabel, atau grafik yang relevan dengan poin pembahasan dalam paper. Kamu juga bisa menambahkan daftar isi atau kata pengantar agar papermu terlihat lebih rapi dan formal. Gunakan bahasa yang baku dan menggunakan format penulisan yang disarankan.

    5. Contoh Paper yang Baik dan Benar

    Untuk kamu yang mungkin memiliki kesibukan sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan riset mengenai topik yang diangkat atau mencari referensi pendukung, kamu dapat mempercayakan tugas mu kepada orang yang telah berpengalaman dalam membuat tugas. Ya, benar, joki tugas. Tak perlu khawatir karena tugasmu akan selesai dengan baik serta datamu dijamin tidak akan bocor, lho.

    Bagi kamu yang tertarik, jasa joki tugas terbaik untuk menulis paper adalah Buatin Tugasku. Buatin Tugasku merupakan sebuah platform untuk membantu kamu menyelesaikan seluruh tugas sekolah atau kuliahmu dengan cepat, aman, berkualitas, serta tentunya murah. Buatin Tugasku akan menjadi teman tugas terbaikmu.

    • Share:

    Jasa Joki Tugas Paling Murah, Cepat, dan Aman

    Kepoin Sekarang